Queensha.id – Jepara,
Ratusan siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Amal Insani mengikuti kegiatan Market Day yang digelar pada Rabu (23/9/2026). Mengusung tema “Nusantara, Makananku Sehat, Ibadahku Hebat”, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk belajar berwirausaha sekaligus mengenal keberagaman budaya Indonesia.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDIT Amal Insani, Yusqi Ulwiyah. Setiap kelas menghadirkan stan dengan tema provinsi di Indonesia yang dihiasi ornamen serta kostum khas daerah, menciptakan suasana yang meriah dan edukatif.
Yusqi Ulwiyah mengatakan, tema Nusantara dipilih untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para siswa sejak usia dini, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui kegiatan yang menyenangkan.
“Melalui kegiatan ini, kita mencontoh apa yang diajarkan oleh Rasulullah, yaitu berdagang. Kita mengajarkan para siswa untuk jujur, mandiri, dan kreatif, serta belajar menghargai dan bersyukur atas hasil yang diterima,” ujar Yusqi.
Menurutnya, Market Day merupakan program tahunan yang telah menjadi tradisi sejak SDIT Amal Insani berdiri. Kegiatan ini selalu mendapat sambutan antusias dari para siswa karena memberikan pengalaman belajar secara langsung di luar ruang kelas.
Selain mengenalkan dasar-dasar kewirausahaan, Market Day juga menjadi bagian dari proses penilaian untuk memenuhi standar kompetensi lulusan pada bidang kewirausahaan. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih mengelola produk, melayani pembeli, menghitung transaksi, hingga bekerja sama dengan teman sekelas.
Yusqi menjelaskan bahwa sebelumnya Market Day pernah diselenggarakan setiap bulan. Namun, setelah dilakukan evaluasi, pelaksanaan tahunan dinilai lebih efektif dalam mempersiapkan kreativitas dan inovasi setiap kelas.
“Nantinya keuntungan dari Market Day ini kembali ke masing-masing kelas. Tergantung kesepakatan tiap kelas, ada yang digunakan untuk makan bersama,” jelasnya.
Suasana Market Day berlangsung meriah. Para siswa tidak hanya berperan sebagai penjual, tetapi juga menjadi pembeli di stan kelas lain. Berbagai makanan dan minuman sehat hasil kreasi siswa bersama orang tua dipasarkan dengan semangat dan penuh percaya diri.
Salah satu siswa kelas 1B, Juna, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena dapat menikmati berbagai pilihan makanan yang dijual.
“Senang, bisa jajan banyak. Ada dimsum, kebab, susu, senang deh,” katanya dengan antusias.
Yusqi berharap Market Day dapat terus menjadi agenda tahunan sekolah sebagai media pembelajaran yang menyenangkan. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu membentuk karakter siswa agar memiliki jiwa kewirausahaan, kejujuran, tanggung jawab, kreativitas, kemampuan bekerja sama, serta semakin mencintai budaya Indonesia.
Melalui kegiatan seperti Market Day, SDIT Amal Insani berupaya menciptakan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan hidup (life skill) yang bermanfaat untuk masa depan.
***
(Sumber: Diskominfo Kabupaten Jepara/YFR)

Tinggalkan Balasan