Queensha.id – Jepara,

 

Pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung IV Tahun 2026 di Desa Bulungan, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, resmi dimulai pada Selasa (13/10/2026). Pembukaan program ditandai dengan upacara yang dipimpin Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar) di Lapangan Desa Bulungan.

Program TMMD Sengkuyung IV akan berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026, sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan desa melalui sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Jepara, dan masyarakat.

TMMD Sengkuyung IV Perkuat Pembangunan Desa

Upacara pembukaan ditandai dengan penyerahan alat kerja secara simbolis sebagai tanda dimulainya kegiatan gotong royong antara personel TNI bersama masyarakat.

Program TMMD menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempercepat pembangunan desa melalui kegiatan fisik maupun nonfisik yang terintegrasi.

Pada sasaran fisik, pembangunan difokuskan pada peningkatan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum. Sementara sasaran nonfisik meliputi penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pelayanan masyarakat, hingga pemberdayaan warga.

Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan semangat gotong royong guna meningkatkan aksesibilitas wilayah serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Gus Hajar: TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa

Dalam sambutannya sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengatakan tema TMMD tahun ini adalah “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Menurutnya, tema tersebut menegaskan bahwa kemajuan daerah berawal dari kolaborasi semua pihak dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Melalui TMMD, TNI, Pemkab Jepara, dan masyarakat menyatukan tenaga untuk mempercepat pembangunan. Inilah kemanunggalan TNI bersama rakyat yang harus dirawat dengan kerja nyata,” ujar Gus Hajar.

Ia menambahkan, selama 30 hari pelaksanaan TMMD, seluruh pihak akan terus memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.

“Sinergi yang solid merupakan syarat mutlak mewujudkan seluruh sasaran pembangunan fisik maupun nonfisik,” tambahnya.

Bangun Jalan 789 Meter dan Berbagai Program Sosial

Pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung IV Tahun 2026 di Desa Bulungan, sasaran utama pembangunan fisik berupa pengecoran jalan sepanjang 789 meter.

Selain pembangunan jalan, berbagai kegiatan nonfisik juga akan dilaksanakan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, antara lain:

  • Rehabilitasi satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
  • Penyaluran bantuan sembako.
  • Pemberian beasiswa.
  • Bantuan bibit tanaman.
  • Pelayanan administrasi kependudukan.
  • Pelayanan kesehatan.
  • Berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.

Menurut Gus Hajar, seluruh program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan.

“Saya berharap, jalan dan fasilitas yang dibangun dari keringat TNI bersama warga Bulungan dapat mendatangkan manfaat dalam jangka waktu yang lama,” katanya.

Dukung Akses Wilayah dan Pertumbuhan Ekonomi

Melalui pelaksanaan TMMD Sengkuyung IV Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap aksesibilitas antarwilayah semakin baik sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain menghasilkan pembangunan infrastruktur, program ini juga diharapkan semakin mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

 

***

Sumber: Diskominfo Jepara.