Queensha.id – Jepara,

 

Jepara ternyata punya suasana yang tak kalah dengan Bali. Jika ingin menikmati senja romantis ditemani alunan musik akustik dan debur ombak, Pantai Layang-layang di Desa Karang Kebagusan, Kecamatan Jepara, menjadi destinasi yang wajib dikunjungi, terutama saat akhir pekan.

Pada Minggu (18/10/2026), kawasan pantai dipadati wisatawan lokal maupun luar daerah yang datang untuk menikmati suasana sore. Mulai pukul 16.00 WIB, Pantai Layang-layang menghadirkan konsep healing sore dengan penampilan live musik yang membuat suasana semakin hangat dan berkesan.

Di atas tikar sederhana yang menghadap langsung ke laut, para musisi lokal membawakan lagu-lagu akustik, pop Jawa, dangdut slow, hingga lagu-lagu kenangan. Petikan gitar berpadu dengan suara ombak menciptakan suasana yang menenangkan.

Pengunjung dapat duduk lesehan di atas bean bag warna-warni maupun tikar yang telah disediakan pengelola. Sambil menikmati es kelapa muda, kopi hangat, atau pisang bakar, mereka bernyanyi bersama menikmati senja.

“Konsepnya memang healing sore. Kami ingin pengunjung tidak hanya melihat pantai, tetapi juga merasakan suasananya. Karena itu setiap sore kami menghadirkan live musik agar pengalaman wisata menjadi lebih berkesan,” ujar salah satu pengelola Pantai Layang-layang.

Momen yang paling ditunggu adalah saat golden hour. Ketika matahari perlahan tenggelam di ufuk barat, langit berubah menjadi jingga keemasan. Lampu-lampu hangat dari warung mulai menyala, sementara lagu-lagu bernuansa romantis mengiringi pergantian siang menuju malam.

Tak heran jika Pantai Layang-layang kini menjadi jujugan anak muda dari Jepara, Kudus, hingga Demak. Banyak yang menyebut tempat ini sebagai lokasi ngopi paling murah dengan pemandangan paling mahal, karena suasananya mengingatkan pada kafe-kafe tepi pantai di Bali.

Salah seorang warga Karang Kebagusan, Ahmad Fauzi (35), mengaku senang karena pantainya kini semakin ramai saat akhir pekan.

“Dulu sore di sini sepi, sekarang setiap weekend banyak wisatawan datang. Dampaknya juga terasa bagi warga karena warung-warung jadi ramai. Semoga Pantai Layang-layang semakin dikenal sebagai ikon wisata Jepara,” ujarnya, Minggu (18/10/2026).

Sementara itu, Rizky Pratama (27), pengunjung asal Kudus yang datang bersama teman-temannya saat akhir pekan, mengaku terkesan dengan suasana yang ditawarkan.

“Awalnya lihat di media sosial, ternyata setelah datang suasananya benar-benar nyaman. Sunset-nya bagus, ada live musik, harga makanan juga terjangkau. Rasanya seperti nongkrong di Bali, padahal cuma dekat dari Kudus. Pasti bakal ke sini lagi,” katanya.

Dengan panorama laut yang indah, live musik setiap sore, serta suasana santai yang menenangkan, Pantai Layang-layang Karang Kebagusan membuktikan bahwa warga tak perlu bepergian jauh untuk menikmati sore yang sempurna. Cukup datang, pesan secangkir kopi, dengarkan alunan musik, dan biarkan senja membawa pergi segala penat.

 

***

Sumber: SN/Narso.