Queensha.id – Jepara,

 

Kebakaran terjadi pada tungku pembakaran genteng di Desa Mayong Lor, RT 01 RW 07, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, pada Sabtu (25/7/2026). Berkat respons cepat personel Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke area yang lebih luas. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, lokasi kebakaran merupakan milik Suhali (46), warga Desa Mayong Lor. Laporan pertama diterima petugas pada pukul 12.55 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Damkar Kalinyamatan langsung mengerahkan satu unit mobil suplai beserta dua personel, yakni Putra dan Aldi, menuju lokasi kejadian.

Tim tiba sekitar pukul 13.10 WIB dan segera melakukan pemadaman serta pendinginan guna mencegah api meluas ke area sekitar yang berada di lingkungan permukiman warga.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.13 WIB.

Berdasarkan pendataan sementara, luas area yang terdampak mencapai sekitar 4 x 4 meter, dengan estimasi kerugian material sekitar Rp5 juta.

 

Diduga Dipicu Proses Pembakaran Tungku yang Tidak Terkendali

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edi Marwoto, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh proses pembakaran tungku genteng yang tidak terkendali sehingga memunculkan kobaran api.

“Benar, telah terjadi kebakaran pada tungku pembakaran genteng di wilayah Mayong Lor. Penyebab sementara karena proses pembakaran tungku yang tidak terkendali. Tim dari Pos Kalinyamatan langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dan berhasil mengendalikan api sehingga tidak meluas,” ujar Edi Marwoto, Sabtu (25/7/2026).

Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Setelah proses pemadaman selesai, petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

 

Pelaku Industri Rumahan Diimbau Lebih Waspada

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha pembakaran genteng maupun industri rumahan lainnya agar meningkatkan kewaspadaan selama proses pembakaran berlangsung.

Tungku pembakaran bekerja pada suhu yang sangat tinggi sehingga memerlukan pengawasan secara terus-menerus. Kelalaian atau kurangnya pengawasan berpotensi memicu kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar.

Petugas juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api membesar.

 

Respons Cepat Damkar Cegah Kebakaran Meluas

Kecepatan respons personel Damkar Jepara kembali menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang lebih besar. Mengingat lokasi kejadian berada tidak jauh dari permukiman warga, keberhasilan mengendalikan api dalam waktu singkat berhasil meminimalkan risiko kerusakan yang lebih luas.

Pemerintah mengingatkan masyarakat agar selalu melakukan pemeriksaan rutin terhadap peralatan pembakaran, menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) apabila memungkinkan, serta memastikan area pembakaran memiliki sistem pengamanan yang memadai demi mengurangi risiko kebakaran di lingkungan usaha maupun permukiman.

 

***

Sumber: Metro8.

Penulis: Vico Rahman.