Queensha.id – Edukasi Sosial,

 

Kalimat “anak itu bukan milik kita” mungkin terdengar berat bagi sebagian orang tua. Namun dalam pandangan Islam, pesan ini justru menjadi pengingat mendalam tentang hakikat peran orang tua dalam kehidupan anak.

Islam menegaskan bahwa anak bukanlah kepemilikan mutlak manusia, melainkan titipan dari Allah. Hal ini ditegaskan dalam Surah Asy-Syura ayat 49, yang menyebutkan bahwa Allah memberikan anak laki-laki atau perempuan kepada siapa saja yang Dia kehendaki. Artinya, kehadiran anak sepenuhnya berada dalam kuasa Ilahi, bukan hasil kendali manusia.

Dalam ajaran Islam, anak dipandang sebagai amanah besar yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.

 

Peringatan ini tertuang dalam Surah At-Tahrim ayat 6, yang memerintahkan setiap orang beriman untuk menjaga diri dan keluarganya dari api neraka. Ayat ini menegaskan bahwa tugas orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan duniawi, tetapi juga memastikan keselamatan spiritual anak.

Rasulullah SAW juga mengingatkan melalui hadis riwayat HR Bukhari dan Muslim bahwa setiap individu adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya. Dalam konteks keluarga, orang tua memegang peran utama dalam membentuk arah hidup anak.

Para ulama menekankan bahwa pendidikan anak dalam Islam dimulai dari penanaman tauhid, adab, dan kebiasaan ibadah sejak dini. Anak diibaratkan sebagai lembaran suci yang akan terbentuk sesuai dengan lingkungan dan didikan orang tuanya.

 

Jika nilai-nilai agama diabaikan, maka dampaknya akan terlihat dalam perilaku dan karakter anak di masa depan.

Fenomena yang terjadi di masyarakat saat ini menunjukkan banyak orang tua lebih fokus pada keberhasilan akademik dan karier anak, namun kurang memperhatikan aspek keimanan dan akhlak. Padahal, dalam perspektif Islam, keberhasilan sejati bukan hanya diukur dari capaian dunia, tetapi juga kedekatan dengan Allah.

Refleksi ini menjadi pengingat bahwa membesarkan anak bukan sekadar proses biologis atau sosial, melainkan tanggung jawab spiritual yang besar. Orang tua tidak hanya dituntut untuk mencintai, tetapi juga membimbing, memberi teladan, dan mengarahkan anak menuju jalan yang benar.

Pada akhirnya, Islam memandang anak sebagai amanah yang akan kembali kepada Sang Pencipta. Tugas orang tua adalah menjaga, mendidik, dan mempertanggungjawabkan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

 

***
(09 April 2026)