Queensha.id – Jakarta,
Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis data kependudukan Semester I Tahun 2026 yang mengungkap sejumlah fakta menarik. Selain jumlah penduduk Indonesia yang kini mencapai 290.125.073 jiwa, Dukcapil juga mencatat penduduk tertua di Indonesia berusia 118 tahun dan berasal dari Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Data tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan Semester I Tahun 2026 yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Penduduk Tertua Indonesia Berasal dari Madura
Menurut Teguh Setyabudi, warga tertua yang tercatat dalam database kependudukan berasal dari Kabupaten Bangkalan dengan usia mencapai 118 tahun.
Menariknya, penduduk dengan usia tertua kedua di Indonesia juga berasal dari Pulau Madura, tepatnya Kabupaten Pamekasan.
“Kita bersyukur, ini perlu masuk MURI sebenarnya. Penduduk kita yang tertua tercatat ada di Bangkalan, 118 tahun,” ujar Teguh.
Ia mengaku berencana mengunjungi langsung warga tersebut bersama jajaran Dukcapil Jawa Timur untuk mengetahui rahasia panjang umur yang dimiliki.
“Suatu saat nanti kita akan mencoba mengunjungi beliau. Siapa tahu kita bisa mengetahui apa rahasia atau jamu yang membuat beliau bisa berusia panjang,” katanya disambut tawa peserta Rakornas.
Jumlah Penduduk Indonesia Tembus 290,1 Juta Jiwa
Dalam kesempatan yang sama, Dukcapil juga mengumumkan bahwa jumlah penduduk Indonesia per 30 Juni 2026 mencapai 290.125.073 jiwa.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 1,8 juta jiwa dibandingkan Semester II Tahun 2025.
Berdasarkan jenis kelamin, penduduk laki-laki masih mendominasi dengan jumlah 146.402.289 jiwa atau sekitar 50,48 persen dari total populasi.
Sementara jumlah penduduk perempuan tercatat 143.722.784 jiwa atau sekitar 49,52 persen.
Menurut Teguh, selisih jumlah penduduk laki-laki dengan perempuan masih mencapai lebih dari dua juta jiwa.
Jawa Barat Catat Kelahiran Tertinggi
Data Dukcapil juga menunjukkan bahwa Jawa Barat menjadi provinsi dengan angka kelahiran tertinggi sepanjang Semester I Tahun 2026.
Lima provinsi dengan jumlah kelahiran tertinggi yakni:
- Jawa Barat
- Jawa Timur
- Jawa Tengah
- Banten
- Sulawesi Selatan
Sedangkan lima kabupaten/kota dengan angka kelahiran tertinggi meliputi:
- Kabupaten Bogor
- Kabupaten Bandung
- Kota Surabaya
- Kabupaten Bekasi
- Kabupaten Tangerang
Jawa Timur Miliki Angka Kematian Tertinggi
Di sisi lain, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah pencatatan kematian tertinggi pada Semester I Tahun 2026.
Disusul oleh:
- Jawa Tengah
- Jawa Barat
- Sumatera Barat
- DKI Jakarta
Sementara kabupaten/kota dengan angka kematian tertinggi yaitu:
- Kabupaten Jember
- Kabupaten Bogor
- Kabupaten Malang
- Kota Surabaya
- Jakarta Timur
Pulau Jawa Masih Jadi Pusat Konsentrasi Penduduk
Berdasarkan paparan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Pulau Jawa masih menjadi wilayah dengan konsentrasi penduduk terbesar di Indonesia.
Sebanyak 55,73 persen penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa, disusul:
- Sumatera: 21,92 persen
- Sulawesi: 7,36 persen
- Kalimantan: 6,22 persen
- Bali dan Nusa Tenggara: 5,57 persen
- Papua: 2,02 persen
- Maluku: 1,18 persen
Adapun tiga provinsi dengan jumlah penduduk terbesar adalah:
- Jawa Barat: 52.592.678 jiwa.
- Jawa Timur: 42.404.003 jiwa.
- Jawa Tengah: 38.748.326 jiwa.
Sedangkan tiga provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit yaitu:
- Papua Barat: 597.084 jiwa.
- Papua Selatan: 600.476 jiwa.
- Papua Barat Daya: 638.647 jiwa.
Rilis data kependudukan Semester I Tahun 2026 ini menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga pemerataan ekonomi sesuai dinamika pertumbuhan penduduk di seluruh Indonesia.
***
Sumber: BS.

Tinggalkan Balasan