Queensha.id – Jepara,
Peristiwa duka terjadi di area persawahan Desa Kalipucang Kulon, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengalami luka bakar saat membakar sisa tanaman jagung yang telah mengering di lahan pertanian, Selasa (20/10/2026).
Korban diketahui berinisial SB (69), warga Desa Sidigede, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB menuju lahan persawahan yang disewanya di Desa Kalipucang Kulon. Lahan tersebut sebelumnya ditanami jagung dan telah selesai dipanen.
Seusai panen, korban diduga membakar sisa batang dan daun jagung yang telah mengering untuk membersihkan lahan sebelum kembali ditanami.
Namun hingga sore hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah sehingga membuat pihak keluarga merasa khawatir.
Ditemukan Menantu dalam Keadaan Meninggal
Sekitar pukul 17.00 WIB, menantu korban berinisiatif mencari keberadaan korban ke area persawahan.
Sesampainya di lokasi, saksi mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Pada tubuh korban ditemukan luka bakar di bagian punggung dan tangan.
Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan evakuasi sebelum kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Petugas yang datang ke lokasi selanjutnya melakukan pemeriksaan awal serta mengevakuasi jenazah untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Welahan, Iptu Seno Sumardjono, membenarkan adanya peristiwa seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di lahan jagung di Desa Kalipucang Kulon.
Hal yang sama juga disampaikan Humas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, yang mengonfirmasi adanya kejadian tersebut pada Rabu (21/10/2026).
Pihak kepolisian masih melakukan penanganan sesuai prosedur dan mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut.
Polisi Imbau Warga Berhati-hati Membakar Lahan
Menyikapi kejadian tersebut, kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sisa tanaman di area persawahan maupun perkebunan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Jangan membakar lahan seorang diri, terutama bagi warga lanjut usia.
- Pastikan tersedia air atau alat pemadam sederhana untuk mengantisipasi api membesar.
- Hindari membakar saat cuaca panas, angin kencang, atau kondisi lahan sangat kering.
- Awasi api hingga benar-benar padam dan jangan meninggalkan lokasi sebelum dipastikan aman.
- Gunakan metode pembersihan lahan yang lebih aman apabila memungkinkan.
Kepolisian juga mengingatkan bahwa pembakaran lahan yang tidak terkendali tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat memicu kebakaran yang meluas hingga mengancam lahan pertanian, permukiman, maupun keselamatan warga lainnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas pertanian, khususnya yang melibatkan penggunaan api di lahan terbuka. Semoga kejadian serupa tidak kembali terulang.
***
Sumber: Queensha Jepara.
Penulis: Vico Rahman.

Tinggalkan Balasan