Queensha.id – Edukasi Sosial,

 

Banyak orang beranggapan bahwa agar suami tetap setia, seorang istri harus mampu memenuhi tiga hal penting, yakni perhatian terhadap penampilan, penghargaan terhadap usaha suami, dan menghadirkan kehangatan melalui masakan di rumah.

Namun, para ahli hubungan keluarga juga menekankan bahwa kesetiaan dalam pernikahan tidak hanya bergantung pada salah satu pihak. Hubungan yang sehat dibangun oleh komitmen, komunikasi, saling menghormati, dan tanggung jawab dari suami maupun istri.

Berikut penjelasan mengenai tiga hal yang sering dianggap dapat mempererat hubungan suami istri.

1. Perhatikan Penampilan dan Berikan Kasih Sayang

Banyak pria memang merasa senang ketika melihat pasangannya tampil rapi, bersih, dan percaya diri. Penampilan bukan berarti harus selalu memakai pakaian mahal atau berdandan berlebihan.

Hal-hal sederhana seperti:

  • Menjaga kebersihan tubuh.
  • Berpakaian rapi di rumah.
  • Tersenyum saat menyambut pasangan.
  • Bersikap manja atau romantis sesuai kenyamanan bersama.
  • Memberikan pelukan atau sentuhan hangat.

Semua itu dapat membuat pasangan merasa dicintai dan dihargai.

Yang tidak kalah penting adalah membangun kedekatan emosional. Banyak suami merasa lebih bahagia ketika istrinya mau menjadi teman berbicara, mendengarkan keluh kesah, serta memberikan perhatian di tengah kesibukan sehari-hari.

2. Hargai Ego Positif Suami dengan Memberikan Apresiasi

Dalam psikologi hubungan, setiap orang ingin dihargai atas usaha yang telah dilakukan, termasuk seorang suami.

Apresiasi tidak harus berupa hadiah mahal. Kalimat sederhana seperti:

  • “Terima kasih sudah bekerja keras.”
  • “Aku bangga dengan usahamu.”
  • “Semoga pekerjaanmu semakin lancar.”

Bisa menjadi penyemangat yang besar.

Menghargai usaha pasangan juga berarti tidak terus-menerus membandingkannya dengan orang lain. Sebaliknya, berikan dukungan ketika ia sedang mengalami kegagalan maupun saat sedang berjuang mencapai impian.

Suami yang merasa dihargai cenderung lebih nyaman berada di rumah dan lebih terbuka kepada istrinya.

3. Perut yang Kenyang, Rumah yang Hangat

Ungkapan lama mengatakan bahwa jalan menuju hati seseorang salah satunya melalui makanan. Meski tidak berlaku mutlak bagi semua orang, memasak makanan favorit pasangan bisa menjadi salah satu bentuk perhatian.

Belajar memasak tidak berarti harus menjadi koki profesional. Yang terpenting adalah:

  • Memahami makanan kesukaan pasangan.
  • Menjaga kebersihan saat memasak.
  • Menyajikan makanan dengan penuh perhatian.
  • Sesekali mencoba menu baru agar suasana makan lebih menyenangkan.

Momen makan bersama juga menjadi kesempatan untuk saling bercerita tentang aktivitas sehari-hari sehingga hubungan terasa lebih dekat.

Kesetiaan Dibangun oleh Dua Orang

Meski tiga hal di atas dapat membantu mempererat hubungan, penting dipahami bahwa tidak ada jaminan seseorang akan setia hanya karena pasangannya cantik, pandai memasak, atau selalu memuji.

Kesetiaan lahir dari komitmen pribadi, rasa tanggung jawab, komunikasi yang baik, saling menghormati, serta kemampuan menyelesaikan masalah bersama.

Dalam rumah tangga yang sehat, baik suami maupun istri memiliki peran yang sama untuk menjaga cinta agar tetap tumbuh. Keduanya perlu saling mendukung, saling memaafkan, dan terus membangun kepercayaan dari waktu ke waktu.

Dengan demikian, penampilan yang terjaga, penghargaan terhadap pasangan, dan kehangatan di rumah dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan. Namun, fondasi utama sebuah pernikahan tetaplah cinta, komitmen, kejujuran, dan kerja sama antara suami dan istri.

 

***

Sumber: Queensha Jepara.

Penulis: Vico Rahman.