Queensha.id – Jepara,
Keluhan soal aliran air bersih yang kerap tersendat hingga mati total kini menjadi keresahan bersama warga Jepara. Dalam beberapa waktu terakhir, suara frustrasi warga ramai bermunculan di berbagai grup komunitas hingga media sosial.
Aktivitas harian pun ikut terganggu di mulai dari memasak, mandi, hingga kebutuhan dasar lainnya. Namun selama ini, keluhan tersebut seolah hanya berputar di ruang digital tanpa solusi nyata di lapangan.
Di tengah kondisi itu, Perumda Air Minum Tirta Jungporo meluncurkan layanan baru bernama “Si Tirta”. Kanal komunikasi ini diklaim sebagai jembatan langsung antara warga dan tim teknis agar setiap gangguan air bisa ditangani lebih cepat.
Namun, publik tak lagi mudah percaya.
Bagi sebagian warga, “Si Tirta” bukan sekadar layanan pengaduan biasa. Mereka menaruh harapan besar agar sistem ini benar-benar menjadi “tim reaksi cepat”, bukan sekadar admin yang merespons keluhan dengan jawaban normatif.
“Yang dibutuhkan itu tindakan cepat, bukan balasan chat saja,” keluh seorang warga di salah satu grup komunitas.
Sebagai bentuk keseriusan, pihak Perumda telah membagikan sejumlah nomor kontak berdasarkan wilayah layanan. Warga diminta menyimpan nomor tersebut agar bisa langsung melapor ketika terjadi gangguan air:
Tim Reaksi Cepat: 0811-3301-939
Humas Tirta Jungporo: 0851-6694-8110
Wilayah layanan:
Jepara Kota 1: 0823-2234-5892
Jepara Kota 2: 0821-3310-4647
Jepara Selatan 1: 0852-2595-6212
Jepara Selatan 2: 0857-2758-0310
Jepara Utara 1: 0858-7934-2620
Jepara Utara 2: 0852-2611-7025
Langkah ini menjadi sinyal bahwa perusahaan daerah tersebut tengah berupaya memperbaiki layanan. Namun, tantangan sesungguhnya bukan pada penyediaan nomor, melainkan kecepatan respons dan ketepatan penanganan di lapangan.
Kini, warga menunggu bukti.
Apakah “Si Tirta” benar-benar akan menjadi solusi atas persoalan klasik air bersih di Jepara? Atau justru berakhir sebagai janji yang tak kunjung terealisasi?
Satu hal yang pasti, kepercayaan publik sedang diuji dan waktu akan menjadi penentunya.
***
(16 April 2026)

Tinggalkan Balasan