Queensha.id – Jepara,

 

Sebanyak 24 desa yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Jepara akan menggelar Pemilihan Petinggi (Pilpet) Serentak Tahun 2026 pada 3 November 2026. Pemilihan tersebut akan diikuti oleh 61 calon petinggi yang siap bersaing secara demokratis untuk memimpin desa masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) saat menghadiri Deklarasi dan Ikrar Damai Pemilihan Petinggi Serentak Kabupaten Jepara Tahun 2026 yang digelar di Pendapa R.A. Kartini Jepara, Senin (12/10/2026).

Masa Kampanye Dimulai 28 Oktober

Sesuai tahapan yang telah ditetapkan, masa kampanye Pilpet Serentak Jepara 2026 akan berlangsung selama tiga hari, yakni 28 hingga 30 Oktober 2026. Setelah itu, masyarakat akan menggunakan hak pilihnya pada 3 November 2026.

Pelaksanaan Pilpet Serentak ini menjadi bagian penting dalam proses demokrasi di tingkat desa, dengan harapan mampu melahirkan pemimpin yang memiliki integritas dan mampu membawa kemajuan bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan ini menjadikan iklim demokrasi di desa yang kompetitif, memberikan pemimpin yang amanah, inovatif dan luar biasa, yang terbaik untuk desanya masing-masing,” ujar Mas Wiwit.

Harapkan Lahir Pemimpin Desa yang Amanah

Bupati Jepara menegaskan bahwa Pilpet bukan sekadar proses memilih pemimpin, tetapi juga momentum untuk memperkuat demokrasi di tingkat desa.

Menurutnya, setiap desa membutuhkan sosok petinggi yang amanah, inovatif, dan memiliki komitmen membangun kesejahteraan masyarakat.

Mas Wiwit juga mengapresiasi seluruh calon petinggi yang telah bersedia mengikuti kontestasi demokrasi tersebut. Jumlah calon di masing-masing desa pun bervariasi, mulai dari satu hingga lima orang.

Deklarasi Damai Jadi Komitmen Bersama

Dalam kesempatan tersebut, seluruh calon petinggi mengikuti deklarasi dan ikrar damai sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan selama tahapan Pilpet berlangsung.

Bupati berharap seluruh peserta mematuhi aturan yang berlaku serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.

“Ikrar damai ini harus kita jalankan, dan semoga benar-benar damai. Kita luruskan niat beribadah untuk desa, masyarakat kita, mendapatkan pemimpin yang luar biasa demi masa depan Kabupaten Jepara yang lebih baik,” tegasnya.

Semua Pihak Diminta Menjaga Persatuan

Pemerintah Kabupaten Jepara mengimbau seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, panitia Pilpet, para calon petinggi, hingga para pendukung untuk menjaga kondusivitas selama proses pemilihan berlangsung.

Semangat persatuan dinilai menjadi kunci agar pesta demokrasi tingkat desa tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pelantikan petinggi terpilih hasil Pilpet Serentak Kabupaten Jepara akan dilaksanakan pada 28 Desember 2026.

Dengan pelaksanaan yang aman, tertib, dan damai, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap Pilpet Serentak 2026 mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin desa yang berkualitas, berintegritas, serta mampu membawa kemajuan bagi desa dan mendukung pembangunan Kabupaten Jepara secara berkelanjutan.

 

***

Sumber: Diskominfo Jepara.